Pekerjaan Seumur Hidup Itu Bernama Muroja’ah


Ada kebahagiaan tersendiri dalam hati kita ketika kita berhasil menambah jumlah hafalan Al-Qur’an yang kita miliki. Perjuangan menghafal seakan berbuah indah ketika satu persatu surat kita hafal dan perlahan beranjak dari surat awal yang kita hafalkan. Kebahagiaan menambah hafalan ini (ziyadah) yang terkadang membuat kita lupa bahwa hafalan yang sudah kita hafal sebelumnya juga harus kita jaga agar tak terlupakan.

Menjaga al-Qur’an merupakan suatu keharusan, karena hal ini sangat membantu dalam melestarikan hafalan dan menjaganya agar tidak terlepas dari ingatan (lupa). Manusia sangat cepat melupakan hafalan al-Qur’annya jika ia tidak selalu mengulangnya dengan muraja’ah (mengulang-ulang bacaan) dan tilawah (membaca). Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam .

“Ulang-ulangilah (hafalan) al-Qur’an. Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya al-Qur’an itu lebih cepat hilang dari hati manusia daripada unta yang terlepas dari ikatannya.” [Hadits shahih. Riwayat Bukhari (no. 5033) dan Muslim (no. 791) dari Abu Musa radhiyallahu ‘anhu]


Muroja’ah hafalan adalah kegiatan yang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Selain itu diperlukan kekontinuean dan keistiqomahan dalam melaksanakan hal ini untuk mencapai hafalan yang mutqin.

“Jika menjadi Penghafal Al-Qur’an adalah cita-citamu, maka murojaah adalah pekerjaan seumur hidup (anonim)”

Di TAUD SAQU ZIDNA ILMA para pengajar Tahfizh harus bekerjasama dengan orangtua siswa dalam menjaga hafalan Ananda. Karena keterbatasan waktu dan jam belajar di sekolah, dan prosentase murojaah di sekolah lebih banyak untuk porsi ziyadah (menambah hafalan) dengan cara talaqqi langsung, tentu jatah waktu murojaah memiliki keterbatasan. Sehingga menjadi ladang bagi para orangtua siswa untuk berperan serta lebih besar dalam memurojaah hafalan Ananda. Pengajar Tahfizh akan membantu para orangtua memberikan daftar surat yang harus di murojaah per hari. Lalu para orangtua yang membantu Ananda untuk melakukan muroja’ah hafalan tersebut di rumah.

Berikut beberapa tips dalam membantu anak dalam memurojaah hafalan :

Berdoalah dan mintalah pertolongan kepada Allah. Karena sesungguhnya segala kemudahan adalah berkat pertolongan dan taufiq dari Allah subhanahu wata’ala. Salah satu doa yang bisa kita baca rutin adalah :

  • Memiliki jadwal khusus untuk murojaah hafalan . Waktu terbaik yang dirasa paling cocok untuk muroja’ah hafalan misalnya setiap ba’da magrib dan ba’da shubuh.
  • Memiliki target murojaah harian. Buatlah jadwal surat apa saja yang harus dimurojaah pada hari tersebut.
  • Terus mengulangi hafalan dengan memperdengarkan hafalan dari murotal box , earphone atau perangkat pendukung elektronik lainnya.
  • Murojaah bersama-sama dengan anak. Orangtua jangan hanya menyuruh dan mendengarkan anak membaca saja. Tapi bacalah surat yang sedang di murojaah tersebut bersama-sama ananda, niscaya akan terasa suasana yang indah di rumah kita.
  • Ketika semangat murojaah agak melemah maka variasikan kegiatan dengan bermain tebak ayat, sambung ayat dan terbak nama surat bersama Ananda .
  • Berikan pujian pada Ananda di hadapan tetangga atau kerabat, untuk menyemangati dan memotivasi para tentangga dan kerabat supaya ikut menghafal Al-Quran. Baca dua surat al-mu’aqqidzat (yaitu Al-Falaq dan An-Nas), agar terhindar dari ‘ain orang yang dengki.
  • Berikan hadiah pada Ananda jika berhasil menyelesaikan target murojaah pekanan.
  • Sampaikan kisah-kisah perjuangan anak-anak penghafal Qur’an yang telah menyelesaikan hafalannya dan rutin memurojaahnya. Misalnya kisah Ananda Musa dan adiknya. Atau bisa juga diceritakan perjuangan para ulama di masa kecilnya.
  • Orangtua harus menyadari  bahwa tugas membantu murojaah ini adalah pekerjaan mulia. Maka harus bersemangat berlomba-lomba meraih pahala jariyahnya. Jangan relakan semua pahala diambil oleh para pengajar di sekolahnya, orangtua harus ambil pahala yang lebih besar darinya.
  • Sampaikan terus menerus kepada Ananda akan besarnya pahala membaca Al-Qur’an. Satu huruf saja akan dicatat 10 kebaikan padanya. Maka jangan anggap setiap huruf yang kita lafalkan hanya membuat lelah semata karena pahala berlimpah menanti kita.
Pahala Membaca Al-Qur’an

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *