Mengenal Metode At-Tibyan

Apa itu Metode At-Tibyan?

Metode ini disusun oleh Syekh Abdurrahman Bakr (pernah menjabat sebagai menteri pendidikan dan pengajaran di Mesir era Hosni Mubarak) pada tahun 1433 H. Sekarang beliau berdomisili di Madinah Al Munawwaroh.

Metode At-tibyan adalah pembelajaran membaca al-qur’an dengan cara mengeja (tahajji) huruf demi huruf, kemudian huruf pertama dan kedua digabung secara bersamaan. Contoh:  a+a=aa (satu ketukan), a+b=ab + c = abc (semua satu ketukan)  dan seterusnya. Sekaligus mengeja dan mengimplementasikan hukum-hukum tajwid yang ada dalam bacaan. Ini disebut Metode Tahajji.

Contoh :

cara mengeja pada kata fiihim ..

fi , ya mad thobii harokatan, fiii , hi , mim saakinah , fiihim

tahajji

Selain metode Tahajji di dalam metode At-Tibyan  juga terdapat berbagai macam materi pelajaran, yaitu :

materi dzikir pagi
Asma Allah Al Husna
Aqidah
Shiroh
Hadist
Adab

Mengadopsi dari standar pengajaran TAUD SAQU yang ada di Pusat. Di TAUD SAQU ZIDNA ILMA Depok juga menggunakan Metode At-Tibyan ini sebagai salah satu kurikulum pembelajaran Al-Qur’an dan diniyahnya.

Keunggulan Metode At-Tibyan

Metode At-Tibyan memiliki beberapa keunggulan dari metode-metode lainnya diantaranya:

a.  Pengarang memiliki qiro’ah Sab’ah

Syekh Abdurrahman al-Bakr merupakan orang pertama yang menggagas metode At-Tibyan. Sebagai tokoh penggagas, beliau memiliki kapasitas dan kualitas yang mumpuni dalam bidang pemahaman dan pembelajaran al-Qur’an. Penguasaan beliau terhadap qiro’ah sab’ah dengan beberapa sanad adalah salah satu bukti bahwa metode ini lahir dari buah pikiran tokoh yang kompeten di bidangnya. 

b.      Semua contoh diambil dari al-qur’an

Dalam Pembelajaran al-Qur’an untuk pemula, contoh-contoh merupakan hal lazim yang harus diterapkan. Pemberian contoh yang baik dan menarik akan mempengaruhi proses dan kualitas bacaan anak didik. Metode yang dipakai oleh at-Tibyan salah satunya adalah pemberian contoh yang diambil dari al-Qur’an sehingga membantu kecepatan proses pemahaman anak didik.

c.       Belajar al-qur’an sekaligus bahasa Arab

Al-Qur’an merupakan kitab suci yang berbahasa Arab, kemampuan memahami bahasa Arab merupakan salah satu cara untuk mempermudah belajar dan memahami kandungan al-Qur’an. Dalam metode at-tibyan, kemampuan bahasa arab anak didik menjadi salah satu perhatian karena menjadi suatu kesatuan dengan al-Qur’an. Metode komparatif ini sangat menarik karena disatu sisi anak didik mendapat pembelajaran al-Qur’an dan disisi yang lain juga mendapat pembelajaran bahasa arab.

d.      Belajar mengeja sekaligus Tajwid dan makhorijul huruf

Dalam metode tibyan, Tahap pertama yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran al-Qur’an adalah teknik mengeja. Sebagaimana lazimnya metode-metode lainnya. Namun yang membedakan adalah terletak pada pembelajaran tajwid dan makhorijul huruf. Dalam teknik mengeja anak didik sekaligus mendapatkan materi tajwid dan makhorijul huruf dengan praktek.

e.       Contoh sesuai dengan tahapan pelajaran (sistematis)

Tahap pembelajaran dalam sebuah metode al-Qur’an sangat menentukan bagi anak didik. Metode tibyan memiliki tahapan-tahapan yang sistematis dan jelas dangan capaian-capaian sehingga memudahkan para guru untuk mengevaluasi peserta didik.

f.       Cocok bagi segala usia (Usia dini sampai lansia)

Metode tibyan cocok untuk semua kalangan. Karena tahapan-tahapan yang terkonsep secara sistematis, target pencapaian yang jelas dan metodelogi pembelajaran yang fleksibel sehingga guru diberikan kebebasan untuk berimprovisasi sesuai dengan kemampuan anak didiknya.

g.      Berwarna dan menarik.

Letak keunikan yang lain dari metode tibyan adalah teknik penyampaian materi. Dalam metode ini, Nampak sekali bahwa tibyan sangat kreatif dalam menyampaikan materi sehingga proses pembelajaran menjadi menyenangkan. Penyampaian materi lewat instrumen gambar berwarna adalah cara unik yang belum pernah dilakukan oleh metode lainnya.

h.Di dalam metode At-Tibyan anak sudah diajarkan ilmu Tauhid dengan benar. (Di mana Allah, Kenapa Rasullah di utus, kenapa kita harus ikhlas dst)

i. Metode At-Tibyan adalah pembelajaran diniyah yang sangat lengkap, karena di dalamnya ada :Tauhid, Shiroh, Hadist, Doa-doa yang bersumber dari Al-Qur’an dan sunnah, Tuhfathul Athfal dll

Implementasi Metode At-Tibyan di TAUD SAQU ZIDNA ILMA

Beberapa prinsip pembelajaran Al-Qur’an dalam menggunakan metode At-Tibyan adalah:

a.      Diajarkan secara praktis.

b.      Menggunakan tahajji dan berbahasa Arab.

c.      Diajarkan secara klasikal menggunakan peraga.

d.     Diajarkan secara individual dengan teknik baca simak menggunakan buku.

e.      Mudah untuk menghafal ayat-ayat alqur’an karena adanya tikror (pengulangan)

f.      Untuk menambah latihan , kita gunakan kitab tambahan “Qiroah Lil Athfal” yang penulisannya sudah sesuai dengan Mushaf standar International (Madinah) .

Insya Allah Metode At-Tibyan ini sangat bagus di implementasikan kepada anak-anak usia TK. Di TAUD SAQU ZIDNA ILMA pengajar yang mengajarkan metode At-Tibyan ini sudah mendapatkan lisensi / sudah mengikuti program Pendidikan Guru TAUD  di Wadi Mubarak.

Referensi

  1. At-Tibyan fi Tarbiyati bil Qur’an . Madinah Munawarah. Syaikh Abdurrahman Bakr
  2.  http://alazharpagendingan.blogspot.com/2016/03/karya-tulis-ilmiah-konseppembelajaran.html?m=1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *